Home > Berita > Detail

Seminar Awam Infertilitas "Tips & Trik Punya Anak"

Di Masyarakat, infertilitas sering disalahartikan sebagai "kemandulan". Pada kenyataannya, infertilitas tidak sama dengan mandul. Mandul adalah keadaan steril sehingga hampir tidak mungkin untuk diobati menjadi subur atau fertil. Sedangkan infertil adalah keadaan kurang subur sehingga memungkinkan untuk diobati.

Infertilitas adalah ketidakmampuan untuk hamil dari sepasang suami istri setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi. Infertilitas primer adalah infertilitas pada pasangan yang belum pernah hamil dan memiliki anak, sedangkan infertilitas sekunder adalah ketidakmampuan untuk hamil lagi setelah mempunyai anak.

Sekitar 50% dari perempuan nulipara akan hamil dalam 5 bulan pertama. Selanjutnya sekitar 25% lagi akan hamil dalam 5 bulan berikutnya. Sehingga setelah 10 bulan masih ada 25% yang belum hamil. Setelah 15 bulan masih ada 12,5% yang belum hamil.Hal yang serupa terjadi pada perempuan yang menerima AID (Artificial Insemination Donor) dan perempuan yang melepas IUD-nya. Dari perubahan fisiologik yang terjadi dalam siklus haid yang normal, periovulatory window of conception adalah antara 3 hari sebelum dan 1 hari setelah ovulasi. Sperma mempunyai kapasitas untuk melakukan fertilisasi terhadap ovum di tuba falopii selama 48 jam. Sedangkan ovum dapat difertilisasi sampai dengan 24 jam setelah ovulasi. Agar terjadi kehamilan maka sperma sudah harus hadir pada masa periovulatory window of conception.

Masalah infertilitas mendapatkan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Namun pasangan infertil tidak mendapatkan dukungan moril maupun materil untuk memecahkan masalah mereka. Beberapa hal yang membuat kita harus peduli adalah:

1. Quality of Life

Infertilitas menurunkan kualitas hidup sebagai dampak negatif psikososial yang mencakup gangguan stabilitas perkawinan, ansietas, depresi, isolasi sosial, kehilangan status sosial, dan lain-lain.

2. Insidens Infertilitas

Jumlah pasangan infertil akan meningkat bila perempuan menikah pada usia diatas 35 tahun. Di beberapa negara berkembang ditemukan Total Fertility Rate (TFR) yang tinggi disertai angka infertilitas yang tinggi. Keadaan ini disebabkan oleh sexual behaviour yang mempunyai ciri : kawin pada usia dini, tidak pakai kontrasepsi disertai perilaku sex yang beresiko tinggi.

3. Political Commitment

Infertilitas merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi. Untuk itu, diperlukan komitmen para pemangku kepentingan, terutama pemerintah.

4. Non-discrimination

Pada pelayanan infertilitas ditemukan perbedaan yang mencolok antara negara yang kaya dengan yang miskin. Begitu pula perbedaan yang mencolok di suatu negara antara mereka yang tingkat sosioekonomi tinggi dibandingkan dengan mereka yg sosioekonominya rendah. Akibatnya mayoritas penduduk miskin yang infertilitas hidup tanpa harapan mendapatkan penanganan infertilitas yang adekuat.

5. Family Planning

Pemakaian kontrasepsi menurunkan resiko terjadinya infertilitas melalui pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan infeksi karena pengguguran kandungan.

6. Pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS) dan HIV/AIDS

PMS dan HIV/AIDS menurunkan tingkat kesuburan melalui disfungsi kelenjar gonad, infeksi tuba dan kematian janin. Karena itu PMS dan HIV/AIDS merupakan faktor resiko terjadinya infertilitas.

7. Keterjangkauan

Biaya penatalaksanaan infertilitas merupakan biaya yang harus dikeluarkan sejak pemeriksaan dasar infertilitas sampai ART (Assisted Reproductive Technology). Bila pelayanan infertilitas dasar berjalan baik, maka mereka yang memerlukan ART akan rendah dan bila pelayanan infertilitas dasar buruk maka ART akan tinggi dengan biaya yang tinggi pula.

8. Mengawal Sumberdaya

Bila akses terhadap pelayanan infertilitas buruk, maka akan berkembang cara-cara yang tidak rasional, tidak efektif dan cara-cara tradisional. Banyak sekali pasangan infertil yang tak henti-hentinya mencari pertolongan untuk menjadi hamil. Mereka akan mencoba apa saja yang ada. Termasuk cara-cara tradisional yang membahayakan dan irrasional.

Faktor resiko infertilitas dapat disebabkan oleh usia, merokok, mengkonsumsi alkohol, obesitas, gangguan makan, vegetarian, latihan berlebihan, tidak banyak bergerak, penyakit kelamin, terpapar zat kimia dan stress mental. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk terjadi kehamilan bisa dengan melalui pemeriksaan suhu basal, HSG (Hysterosalpingograph) dan analisis sperma.

Beberapa Tips & Trik yang bisa dilakukan agar cepat hamil adalah :

1. Hidup Sehat

Untuk pria/Suami :

- Hindari merokok, konsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan obat-obatan NAPZA (Narkotika dan Zat Adiktif)

- Hindari suhu panas di daerah buah zakar (Skrotum)

- Hindari paparan terhadap limbah industri dan polusi lingkungan

- Lakukan olahraga teratur, diet seimbang dan pertahankan berat badan ideal

- Melakukan praktik seks yang aman.

Untuk Perempuan/Istri :

- Jangan menunda punya anak terlalu lama

- Olahraga teratur dengan intensitas sedang

- Hindari berat badan berlebih

- Berhenti merokok

- Hindari alkohol dan obat terlarang

- Kurangi konsumsi kafein

- Pemeriksaan terhadap infeksi menular seksual

2. Konsultasi ke Dokter

Jika sudah menikah lebih dari 1 tahun dan berhubungan secara teratur (minimal 3x seminggu) tanpa menggunakan kontrasepsi (alat KB)tetapi belum hamil.

3. Pengobatan

- Obat menstimulasi perkembangan folikel

Clomiphene citrate (CC) merupakan salah satu obat yang terbukti efektif untuk membantu pematangan sel telur secara teratur pada perempuan dengan gangguan pematangan telur/ovulasi. CC hanya boleh digunakan di bawah pengawasan dokter karena hanya dapat diberikan pada pasien tertentu.

- Metformin

Metformin digunakan untuk merangsang pematangan sel telur, biasanya digunakan untuk wanita yang memiliki berat badan normal dengan ovulasi yang tidak teratur karena polycystic ovary syndrome (PCOS).

4. Menurunkan Berat Badan

Berikut beberapa tips dan trik untuk membantu menurunkan berat badan :

- Waktu makan

Siapkan waktu kurang dari 20 menit untuk makan dan kunyahlah makanan anda secara perlahan, karena makan dengan terburu-buru menyebabkan saluran cerna tidak sempat memberitahukan otak anda bahwa anda sudah kenyang

- Waktu tidur

Perbanyaklah waktu tidur anda. Tidur kurang dari 7 jam/hari dapat meningkatkan nafsu makan.

- Makanlah sayur dan buah lebih banyak

- Produk gandum

Mulailah beralih ke produk gandum seperti nasi merah, oat meal dan roti gandum. Produk gandum dapat membuat anda merasa lebih kenyang dengan kalori yang rendah

- Bijaksanalah dalam memilih minuman 

Gantilah minuman sehari-hari dengan air putih atau minuman kaleng dengan 0 kalori. Teh hijau juga bisa menjadi salah satu pilihan karena dapat membakar kalori

- Yoga

Yoga dapat menjadi salah satu olahraga pilihan untuk menurunkan berat badan dan dapat memberikan ketenangan pikiran.

-Memperhatikan sinyal dari tubuh

Sebagian besar orang akan menerima sinyal bahwa ia telah merasa kenyang dengan cara nmeletakkan sendok dan garpu dalam waktu beberapa menit meskipun makanannya belum habis. Perhatikan sinyal tersebut, jangan lanjutkan makan karena ini menandakan bahwa anda sudah kenyang.

- Gantikan kudapan dengan permen karet beraroma mint

- Perhatikan saat makan di luar (restoran) 

Makanan di restoran identik dengan lemak yang tinggi. Jadikanlah menu pembuka sebagai menu utama, bagilah porsi makanan dengan teman anda, gunakan piring kecil saat makan. Saat makan sendiri, anda dapat membagi setengah makanan anda ke dalam kotak makanan anda untuk dibawa pulang

-Lakukan kegiatan yang dapat membakar kalori

Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain berjalan >1km, menyiram tanaman selama 20 menit, memotong rumput selama 20 menit, membersihkan rumah selama 20 menit, lari-lari kecil selama 10 menit.

- Berikan penghargaan untuk diri anda

Saat anda berhasil memiliki gaya hidup sehat sesuai panduan diatas, berikanlah penghargaan untuk diri anda berupa perawatan diri, membeli baju baru, dan lain-lain.

5. Assisted Reproductive Technology (ART)/ Tekhnologi Reproduksi Berbantu

ART dibagi menjadi dua jenis yaitu :

- Inseminasi Intrauterine

Inseminasi dilakukan dengan memasukkan sperma dengan kualitas terbaik ke dalam rahim. Pemilihan sperma dengan kualitas terbaik dilakukan di laboratorium dengan melihat jumlah , bentuk dan mobilitas/pergerakannya.

Prosedur ini dilakukan jika pasangan infertilitas telah gagal menjalani terapi infertilitas dasar akibat memiliki masalah dengan kelinan sperma derajat ringan, istri dengan diagnosis endometriosis derajat ringan, dan infertilitas idiopatik

- Fertilisasi Invitro (IVF)/ bayi tabung

IVF/Bayi tabung dilakukan dengan cara mengambil sel telur terbaik dari perempuan dan sperma terbaik dari laki-laki lalu dilakukan fertilisasi di dalam sebuah tabung yang hangat sesuai dengan suhu rahim.

Indikasi mengikuti prosedur bayi tabung antara lain sumbatan kedua tuba falopii, istri dengan endometriosis derajat sedang atau berat, istri dengan masalah ovulasi, istri dengan penurunan cadangan ovarium yang tidak respon dengan induksi ovulasi sederhana, dan gangguan produksi sperma.

Melalui seminar ini diharapkan para pasangan infertil dapat meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik sehingga dapat mengatasi masalah infertilitas.

 

Post : 03 Maret 2016 09:25:03, Read : 487


Terkait