Home > Berita > Detail

Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja di Pekanbaru,Riau

Kegiatan Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja telah terlaksana dengan sukses atas kerja sama antara PU-ATKIB dan BKKBN Provinsi Riau. Acara ini dihadiri oleh 125 peserta yang terdiri dari para Guru khususnya Guru BK SMP dan SMA sekota Pekanbaru. Acara tersebut dibuka dengan sambutan dari ketua Panitia acara yaitu dr.Nicholas Marco Hutauruk, kemudian dilanjutkan oleh Kepala BKKBN Provinsi Riau yaitu Drs.H.Indrawarman,M,MSc,MM. Selanjutnya adalah sambutan sekaligus materi pembuka yang berjudul "Fertilitas Remaja"oleh Direktur Pusat Unggulan Asuhan terpadu Kesehatan Ibu dan bayi (PU-ATKIB) yaitu Prof.Dr.dr.Biran Affandi,SpOG.

Pembicara pertama dalam seminar ini adalah perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau yaitu Dedi Parlaungan,Apt. Ia menyampaikan materi mengenai "Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja di Kota Pekanbaru" dan menjelaskan mengenai kondisi para remaja yang ada di Kota Pekanbaru yaitu kesehatan reproduksi, kenakalan remaja dan juga berbagai bentuk penyimpangan lainnya yang dilakukan oleh remaja.

Pembicara kedua disampaikan oleh Kepala BKKBN Provinsi Riau yaitu Drs.H.Indrawarman,M,MSc,MM. Ia menyampaikan mengenai "Pusat Informasi Konseling Remaja/Mahasiswa". Kepala BKKBN juga memberikan salah satu contoh bentuk upaya positif kepada remaja yaitu dengan membuat sebuah senam yang bernama Senam Ali. Senam ini diharapkan agar remaja di Pekanbaru menuangkan kreatifitas mereka kepada hal-hal positif. Senam dilakukan dengan melibatkan seluruh peserta, pembicara dan panitia. Senam dipimpin oleh Duta Remaja BKKBN. Pembicara selanjutnya disampaikan oleh Dr.dr.Dwiana Ocviyanti,SpOG(K) yang membawakan materi mengenai "Modul Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Remaja dan Rencana TOT Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Remaja". Beliau menjelaskan mengenai pentingnya pembuatan modul tentang pendidikan kesehatan untuk remaja dan apa saja yang akan dipelajari dalam modul ini, seperti: Pemahaman yang baik menegenai bagaimana melindungi diri dari IMS dan mencegah kehamilan, mengajarkan mengenai adanya konsekuensi-kosekuensi yang serius dari kehamilan tidak direncanakan dan informasi-informasi terkait kesehatan reproduksi remaja lainnya.

Setelah pemberian materi, maka acara dilanjutkan dengan penutupan dengan memberikan kesimpulan Prof.Dr.dr.Biran Affandi,SpOG(K), penyerahan sertifikat kepada perwakilan peserta dan pemberian door prize berupa USB yang berlogo PU-ATKIB kepada 3 orang pemenang.

 

 

Post : 30 April 2015 15:07:50, Read : 1640


Terkait