Home > Berita > Detail

Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja di Gorontalo

Kegiatan seminar Kesehatan Reproduksi Remaja di Gorontalo telah terlaksana dengan sukses atas kerja sama dengan BKKBN dan dukungan dari Pendidikan Provinsi Gorontalo. Acara ini dihadiri lebih dari 200 partisipan yang terdiri dari pada Guru khususnya Kepala Sekolah yang berdomisili di Gorontalo. Acara tersebut dibuka dengan sambutan dari ketua panitia acara yaitu dr.Pitt Akbar, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo yaitu Prof.Winarni Monoarma,Ms sebagai Pembicara pengganti dari Gubernur Provinsi Gorontalo yaitu Rusli Habibie, Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo yaitu Busmar Edisyaf,SP.MM, Direktur Pusat Unggulan Asuhan Terpadu Kesehatan Ibu dan Bayi (PU-ATKIB) yaitu Prof.Dr.dr.Biran Affandi,SpOG.

Pembicara pertama oleh DR.Weni Liputo,MM. Beliau menyampaikan mengenai "Peran Guru Dalam Pendidikan Kesehatan Remaja". Dalam presentasinya, beliau memaparkan peran Guru juga Kepala Sekolah dalam pelaksanaan bimbingan konseling dan juga upaya-upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam pendidikan kesehatan remaja. Pembicara kedua disampaikan oleh Direktur ATKIB yaitu Prof.Dr.dr.Biran Affandi,SpOG(K). Beliau menyampaikan mengenai "Kesuburan Remaja" dan menjelaskan mengenai perkembangan dan perubahan-perubahan yang terjadi saat masa pubertas.

Acara selanjutnya yaitu pengenalan "Modul Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Remaja dan Rencana TOT Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Remaja" oleh Dr.dr.Dwiana Ocviyanti,SpOG(K). Beliau menjelaskan mengenai pentingnya pembuatan modul tentang pendidikan kesehatan untuk remaja dan apa saja yang akan dipelajari dalam modul ini, seperti: Pemahaman yang baik menegenai bagaimana melindungi diri dari IMS dan mencegah kehamilan, mengajarkan mengenai adanya konsekuensi-kosekuensi yang serius dari kehamilan tidak direncanakan dan informasi-informasi terkait kesehatan reproduksi remaja lainnya. Setelah semua selesai dengan presentasi masing-masing, acara dilanjutkan dengan diskusi panel. Semua pembicara dihadirkan kembali dan melakukan diskusi tanya jawab dengan para peserta seminar.

Post : 30 April 2015 10:51:10, Read : 535


Terkait